Minggu, 26 Desember 2010

KEALLAHAN (OKNUM DAN KARYA YESUS KRISTUS)



KEALLAHAN (OKNUM DAN KARYA YESUS KRISTUS)

Jerry H M Sumanti

PENDAHULUAN

Pada posting yang lalu kita sudah mempelajari tentang kepercayaan akan adanya Allah. Kita mempercayai dan meyakini  adanya Allah sebagaimana diajarkan Alkitab. Alkitab sangatlah jelas mengajarkan bahwa Allah itu ada. Dialah yang menciptakan alam semesta dan isinya, termasuk  di  dalamnya adalah manusia. Keberadaan Allah itu Esa yang terdiri dari tiga oknum/  pribadi yakni Allah Bapa, Allah Anak (Putra - Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus atau disebut Allah Tritunggal.

Dalam posting ini bersama kita akan mempelajari Oknum kedua dari Allah  Tritunggal, yakni Allah Anak (Putra - Yesus Kristus).


KEBERADAAN YESUS KRISTUS

Bagian  kedua  dari Pengakuan Iman Rasuli yang terdiri dari 6  pasal sebagai berikut,

“Dan kepada  Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita; 
Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dari Maria; 
Yang menderita di bawah pemeritahan Pontius  Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut; 
Pada hari yang  ketiga bangkit  pula dari dari antara orang mati; 
Naik ke surga, duduk di sebelah kanan  Allah, Bapa yang mahakusa; 
Dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.”

Dan Pernyataan Iman Gereja Alkitab Anugerah pasal 03 adalah  sebagai berikut:
“Yesus  dikandung dari  Roh Kudus, dilahirkan  oleh Perawan Maria, adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh  manusia  (Lukas  1:35; 1 Yohanes  5:20,  1  Timotius 2:5).

Dari  dua  bagian pernyataan iman  tersebut  di atas dijelaskan bahwa,
1.      Yesus adalah gambar Allah yang Sempurna (Kolose 1:15).
2.      Ia adalah Oknum kedua Allah Tritunggal Yang Esa dan Ia adalah Allah (Yohanes 1:1).
3.      Yesus juga adalah Manusia (1Yohanes 4:2-3).
4.      Ia dilahirkan sebagai manusia dan hidup  selayaknya manusia.
a.       Sebagai manusia Ia telah mengalami berbagai pencobaan dan penderitaan, namun Ia tidak menyerah terhadap pencobaan dan penderitaan  (Baca misalnya Matius 4:1-11, Ibrani 2:18).
b.      Ia mati di salib untuk menanggung hukuman dosa manusia. Ia bangkit dari kematian sebagai tanda kemenangan mengalahkan maut. Bagi yang percaya dimenangkan dari maut dan diberi hidup yang kekal (Yohanes 

 
 ARTI NAMA YESUS KRISTUS

Yesus Kristus adalah gabungan dua nama pribadi-Nya,  yakni Yesus dan Kristus. nama  ini  diberikan kepada-Nya atas perintah Allah yang disampaikan oleh malaekat  kepada Yusuf (Matius 1:21),  kepada  Maria ibu-Nya  (Lukas  1:31) dan kepada  para  gembala  di padang (Lukas 2:11).
           
A.    Yesus (orang Yunani menyebutnya Iesous) artinya “Tuhan adalah Keselamatan”, sama artinya dengan Yosua, Hosea dan Yesaya dalam Perjanjian  Lama. Ia diberi nama Yesus karena Dialah yang akan  menyelamatkan manusia dari dosa dan Dia adalah satu-satunya Juruselamat (Lukas 2:11; Yohanes 14:6; Kisah 4:12). Siapa  yang percaya/menerima Dia menjadi Juruselamat, pasti  diselamatkan (Yohanes 3:16, Yohanes 10:28).

B.     Kristus (orang Yunani menyebut Kristos, orang Ibrani  menyebut Mesias dan orang Arab menyebut Al Masih) artinya adalah “Yang Diurapi oleh Tuhan”. Ia diurapi untuk tiga jabatan yang tertinggi yakni,
1.      Sebagai Nabi (Kisah 3:22-26),
2.      Sebagai Imam (Ibrani 4:14-15),
3.      Sebagai Raja (Lukas 1:31-33). 


NAMA DAN SEBUTAN YANG LAIN BAGI-NYA 

Dari semua jabatan tersebut di atas, Dia disebut dan disembah sebagai:
A.    Tuhan karena memang Dia adalah Tuhan (Efesus 6:9, Kolose 4:1, Matius 4:7, 1 Korintus  12:5).
B.     Anak Allah (Lukas 3:22,38), Yohanes 3:35-36, 19:7),
C.     Anak Tunggal Allah (Yohanes 3:16-19),
D.    Anak Domba Allah (Yohanes 1:29,36),
E.     Anak Manusia (Yohanes 2:1, Matius 8:20, 9:6, Lukas 9:22,26,58, Wahyu 1:13),
F.      Anak Abraham (Matius 1:1, Lukas 3:34, Galatia 3:16),
G.    Anak Daud (Markus 10:47, Matius 1:1, Lukas 3:31),
H.    Anak dari Yang Mahatinggi (Lukas 1:32),
I.       Manusia kedua (1 Korintus 15:47),
J.       Adam Terakhir (1 Korintus 15:45),
K.    Firman Hidup (Yohanes 1:1,14),
L.     Imanuel yang artinya “Allah beserta kita” (Matius 1:23).
M.   Dia juga disebut Rabbi/Rabuni, yang artinya “Guru” (Yohanes 1:38, 20:16),  
N.    Raja segala raja (Wahyu 19:16),
O.    Alpha dan Omega (Wahyu 21:6, 22:13).

PERNYATAAN DAN PENJELMAAN TUHAN YESUS

Alkitab menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah penyataan dari gambar Allah yang tidak  kelihatan  (Kolose  1:15-17).  Berbagai cara penyataan-Nya disebutkan dalam Alkitab (Ibrani  1:1-4).
A.       Penyataan Allah berfirman dalam Kejadian  1:3, adalah keterlibatan-Nya  dalam  proses  penciptaan, Allah  berfirman yang kemudian  menyatakan  diri-Nya dalam  pribadi Yesus yang hidup (Manusia)  (Yohanes 1:1-4).
B.       Penyataan-Nya  dalam  Perjanjian  Lama  sebagai “Malaekat Tuhan” (misalnya Kejadian 18,22; 31:11-13, Keluaran  3:14, Hakim-hakim 2:1, 6:12-16, 13:3-22),
C.       Dalam Perjanjian Baru merupakan penyataan  diri-Nya dalam wujud seorang manusia (Filipi 2:7).
D.       Penyataan-Nya sebagai manusia dan apa yang akan dilaksanakan dan terjadi terhadap diri-Nya dalam program penyelamatan manusia, telah dinubuatkan di dalam Perjanjian Lama dan digenapi di dalam Perjanjian Baru. Perjanjian Baru menggenapi apa  yang  dinubuatkan tentang  Dia:
1.      Dia dilahirkan oleh seorang perempuan muda (Yesaya 7:17; Lukas 2:6-7, Galatia 4:4-5),
2.      Dia dilahirkan  di kota Betlehem (Mikha 5:1, Matius 2:1,6, Lukas 2:1-7),
3.      Dia ditolak oleh bangsa-Nya (Yesaya 53:3, Yohanes 1:10-11, Kisah 13:27),
4.      Dia dikianati  oleh  sahabat-Nya (Mazmur  41:10, Markus 14:10,  Yohanes 13:21-30),
5.      Dijual dengan harga  tiga puluh keping perak (Zakharia 11:6, Matius  26:15),
6.      Ditinggalkan oleh para murid-Nya (Zakharia 13:7, Matius 26:56),
7.      Menderita sengsara  dan  malu (Yesaya  50:6, 52:14, 53:3, Zakharia 13:6, Matius 27:1-2, 22-23, 26-31).
8.      Dia disalibkan bersama para penjahat (Yesaya 53:12, Matius 27:38, Lukas  22:37, 23:32-33),
9.      Diperolokkan (Mazmur 22:7-9,  Matius 27:39-44),  
10.  Kaki, tangan dan lambung-Nya ditusuk serta kepala-Nya dimahkotai  duri  (Mazmur 22:17, 34:21, Zakharia 12:10, Yohanes 20:27, 19:30-37).  
11.  Ia disalibkan, mati dan dikuburkan (Yesaya 53:7-8, Mazmur 22:14-17, Markus 15:44-45, Yesaya 53:8-9, Yohanes 19:38-42).
12.  Tetapi Dia  bangkit dari kematian dan  mengalahkan maut serta memberi kemenangan  bagi yang  percaya kepada-Nya (Mazmur 16:8-11, Yesaya 53:10-12, Lukas 18:31-33, Matius 27:62-66,28:1-10,16,17, Kisah  1:1-3,  2:23-32,  3:15,  Kisah 10:40:41, 1 Korintus 15:3-8).


SIFAT YESUS KRISTUS

Kita  mempercayai-Nya bahwa Ia adalah Allah dan Manusia dan tentunya juga kita  harus mengakui bahwa  Ia memiliki dua sifat yakni sifat Allah dan sifat Manusia. Untuk dapat mengerti akan  pribadi Yesus  Kristus adalah Allah dan Manusia, maka kita perlu  untuk  mempelajari akan kedua sifat tersebut,

A. Yesus adalah sungguh-sungguh manusia
Alkitab mengajarkan bahwa Ia adalah sungguh-sungguh manusia (2 Yohanes 1:7). Sebagai manusia  Ia  memiliki:
1.      Tubuh yang nampak (Ibrani  10:10, Lukas  24:39),
2.      Jiwa (Matius 26:38), Roh (Markus 2:8).  
3.      Ibu manusiawi (Galatia  4:4),
4.      Bertumbuh dan berkembang  sebagaimana   manusia Lukas 2:40).
5.      Ia mempunyai keter­batasan-keterbatasan misalnya,
a.       Ia merasa lapar  (Matius 4:2),
b.      Merasa haus (Yohanes 19:28),
c.       Merasa letih (Yohanes 4:6),
d.      Tidur (Matius 8:24),
e.       Menangis (Yohanes 11:35).

B. Yesus adalah Allah yang menjadi manusia
Alkitab  dengan jelas mengajarkan  bahwa,
1.  Dia adalah  Allah (Yohanes 1:1, Titus  2:13,  Yohanes 20:28, Roma 9:5).
2.  Allah menyatakan bahwa Dia adalah Allah (Ibrani 1:8)
3.  Dia sendiri menya­takan  bahwa  Dia dengan Allah Bapa adalah satu adanya (Yohanes  10:30,38,  14:10). 
4.  Para Rasul menyebut bahwa Dia adalah Tuhan (Kisah Rasul  4:33, 16:31, 9:17, Lukas 2:11, Matius 22:43-45, Wahyu 19:16).
5.  Dia ada sebelum dunia dijadikan dan segala sesuatu dijadikan  (diciptakan) oleh Dia dan segala makluk menyembah-Nya (Yohanes 1:1-3, Kolose 1:15-17, Ibrani 1:10, Wahyu 4:10-11, Filipi 2:10-11).
6.  Dia berkuasa memberi hidup  dan Dialah penopang  segala sesuatu  (Yohanes  5:21, 17:3-5,  Kolose  1:17, Ibrani  1:3).
7.  Dia adalah Penebus dosa dan mempunyai kuasa untuk membang­kitkan  orang  mati (Markus 2:5-10,  Lukas  7:48, Yohanes 1:29, Yohanes 6:39-40, 11:25, Kisah Rasul 9:34).
8.  Dialah yang akan  menghakimi  segala sesuatu (2 Timotius 4:1, Kisah 17:31).


KEALLAHAN YESUS KRISTUS

Sebagai telah disebutkan di atas bahwa Yesus adalah Oknum ke dua Allah Tritunggal yang menjadi manusia. Jadi Dia adalah Allah. Karena Dia adalah Allah maka Dia  memiliki  sifat/atribut Allah yakni,
A.    Kudus (Lukas 1:35, Kisah 4:27, Wahyu 3:7),
B.     Kebenaran (Yohanes 14:6),
C.     Mahakuasa (Matius 28:18, Ibrani 1:3, Wahyu 1:8),
D.    Mahatahu  (Yohanes 16:30, 2:24-25, 4:16-19, 7:15, 21:17),
E.     Mahahadir (Matius 8:20, 1 Korintus 1:2, Efesus 1:23).


KEMATIAN DAN KEBANGKITAN YESUS KRISTUS

Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Tuhan Yesus Kristus  mati  dan  bangkit.  
A.    Kematian  Yesus Kristus merupakan satu bukti nyata bahwa Dia adalah sungguh-sungguh  manusia.
B.     Kematian-Nya adalah untuk menebus dan mengangkut dosa isi dunia (Yohanes 1:29,36, 1 Korintus 15:3, 1 Timotius 2:6, 1 Petrus 1:18).
C.     Dia mati menanggung dan mengalahkan maut untuk  menggantikan  dan  menyelamatkan orang berdo­sa/tidak benar (Titus 2:13-14,  Ibrani  2:9-10, 1 Petrus  3:18, 2 Korintus 5:21, Roma  6:23,  Yohanes 3:36,  5:24, Kolose 1:13, 1 Korintus 15:25-28, 53-57).
D.    Dia mati untuk mendamaikan/memulihkan  hubungan manusia dengan Allah dan antara manusia dengan sesamanya serta menjadikan yang percaya sempurna dan kudus  (Kolose 1:22, Roma 3:25, Efesus 2:13-17, Ibrani 10:14).
E.     Kematian-Nya membenarkan   orang  percaya di hadapan Allah dan menjadikan yang percaya milik-Nya  serta  memerdekakan yang percaya dari perhambaan dosa dan melucuti kekuasaan setan (Roma 5:1, 6:18, 8:1-2, 1 Korintus 6:19-20, Yohanes 12:31, Kolose 2:15).
F.      Kematian Yesus Kristus adalah satu bukti nyata kasih Allah terhadap manusia (Yohanes 3:16, 1 Yo­hanes 3:16, 2 Korintus 5:21).
G.    Tetapi Dia bangkit, Dia hidup. Kebangkitan Yesus  Kristus adalah  satu bukti nyata  bahwa  maut tidak  berkuasa  atas-Nya (Kisah Rasul   2:24-32).
H.    Kebangkitan-Nya tidak dapat dipisahkan dengan kematian-Nya.
  1. Kebangkitan-Nya menyempurnakan dan melengkapi makna dan tujuan kematian-Nya menjadi Penebus Dosa.
  2. Melalui kematian-Nya,  Dia melaksanakan  penebusan dan pengampunan dosa  bagi  semua orang dan bagi yang percaya mengalami penebusan  dan pengampunan.
  3. Melalui kebangkitan-Nya, Dia membebaskan manusia dari kuasa maut dan memberikan hidup yang kekal/ menyelamatkan yang percaya (Roma 4;25, 1 Korintus 15:3, 15:53-57, Yohanes 5:24).
  4. Kebangkitan-Nya  membuktikan Dia adalah Allah (Kisah 2:24-28, Yohanes 11:25). Kebangkitan-Nya adalah pengajaran penting dalam kepercayaan Kristen.

PENTINGNYA KEBANGKITAN YESUS KRISTUS

Kebangkitan Yesus Kristus adalah sangat penting dalam kehidupan percaya, karena:  
A.    Menjadi dasar  kebangkitan manusia nanti (1 Korintus 15:13-18),
B.     Menjadi dasar dari apa yang kita beritakan (1 Korintus 15:14),
C.     Menjadi dasar kesaksian  para Rasul (1  Korintus 15:1-11,15).
D.    Kebangkitan  Yesus merupakan dasar iman percaya (1 Korintus 15:17),
E.     Dan merupakan dasar atas pengharapan kita (1 Korintus 15:19).


BUKTI KEBANGKITAN YESUS KRISTUS

Alkitab  membuktikan bahwa Yesus Kristus benar-benar bangkita dari antara orang mati.
A.    Perjanjian Lama telah berulang kali menu­buatkannya  dan Kristus sendiri  mengungkapkan-nya Matius 16:21).
B.     Kubur yang kosong adalah bukti nyata yang disaksikan oleh para murid dan para ahli  torat serta prajurit Romawi.
C.     Berulangkali Dia  menampakkan diri-Nya sesudah Dia bangkit dari antara orang  mati (1  Korintus 15:4-9).
  1. Dia menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena (Yohanes 20:14-16),
  2. Dia menampakkan diri kepada kaum  wanita ketika itu (Matius 28:8-10),
  3. Dia menampakkan diri kepada Petrus (Lukas 24:34),
  4. Dia menampakkan diri kepada dua orang yang sedang berjalan menuju Emaus (Lukas 24:13-31),
  5. Dia menampakkan diri kepada kesepuluh murid (Markus 16:14),
  6. Dia menampakkan diri kepada  kesebelas murid (Yohanes 20:26),
  7. Dia menampakkan diri kepada tujuh murid di Galilea (Matius 28:16-17),
  8. Dia menampakkan diri kepada keduabelas murid (1 Korintus 15:5),
  9. Dia menampakkan diri kepada lebih dari 500 orang (1 Korintus 15:6).
  10. Dia menampakkan diri-Nya  kepada  Yakobus (1 Korintus 15:7),
  11. Dia menampakkan diri kepada murid-murid-Nya ketika akan terangkat ke surga (Lukas 24:44-54),
  12. Dia menampakkan diri kepada Stefanus setelah beberapa waktu terangkat ke surga (1 Korintus 15:7).
  13. Berikut pengalaman Paulus ketika menyaksikan penampakan Yesus Kristus kepadanya (Kisah Rasul 9:1-22, 22:6-21, 26:4-23).
D.    Alkitab membuktikan bahwa Dia bangkit. kebang­kitan-Nya menjadi batu penjuru bagi yang percaya (Kisah 4:10-12).
E.     Kebangkitan-Nya mengalahkan kuasa maut, memberikan kemenangan dan hidup bagi  yang percaya (1 Korintus 15:54-57).


KENAIKAN YESUS KE SURGA

Setelah selama 40 hari Yesus Kristus menampakkan diri-Nya kepada  murid-murid-Nya dan kepada orang-orang yang  per­caya lainnya, kemudian sesudah itu terangkatlah Dia ke Surga disaksikan oleh oleh para murid dan orang-orang yang beserta dengan mereka (Kisah Rasul 1:1-11).
A.    Kenaikan-Nya  ke surga merupakan suatu  pernyataan  bahwa pekerjaan-Nya dalam karya penyelamatan telah selesai dengan  sempurna (Yohanes 19:30, Kisah 1:2-3),
B.     Dan untuk meneguhkan serta memastikan bahwa yang percaya pasti diselamatkan hidup bersama Tuhan, yang percaya dalam program nubuatan ke dalam Kerajaan (Yohanes 14:1-3), sedangkan  yang  percaya  dalam  program  tubuh Kristus akan ke Surga (Filipi 3:20),
C.     Dan menjadi suatu tanda  kemenangan  (Wahyu 3:21).
D.    Kenaikan Kristus ke Surga menjadi jalan masuk dan pengantara orang percaya untuk menghampiri tahta kemuliaan Allah (Yohanes 14:6, Ibrani 4:15-16, 2 Timotius 2:5)
E.     Serta menjadi pendorong orang percaya untuk memikirkan perkara-perkara di atas (Kolose 3:1-3). Setelah kenaikan-Nya ke surga, Dia mengutus Roh Kudus yang adalah oknum yang berperan dalam penyelamatan masa kini (Yohanes 14:6, 16:7).


PENUTUP

Yesus Kristus telah kembali ke surga, namun Dia berjanji akan datang kembali. Dia telah  menyelesai­kan tugas-Nya dengan sempurna sebagai  Allah dan Manusia dalam karya penyelamatan umat manusia  dari dosa dan hukuman. Dia telah mati menggantikan kita, Dia bangkit memberikan kemenangan dan hidup bagi yang percaya kepada-Nya. Kuasa Setan dan maut  telah dilucuti-Nya untuk selama-lamanya. Dia adalah  Tuhan dan Juruselamat serta pengantara satu-satunya antara Allah dan Manusia (1 Timotius 2:5). 

Dia adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh Manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar